Bivvy Biking Anyone?Buat gue pribadi jika dibanding dengan acara dengan teman-teman gowes yang lain, acara
gowes kolosal (gosal) CikarangMTB bisa dibilang most-anticipated gowes event, selalu ditunggu-tunggu kehadirannya. Walaupun trek yang dilalui selalu 'ngapoki' tapi tetap saja selalu antusias menunggu bocoran tanggal gosal berikutnya. Terahir kali turut serta acara model beginian saat gosal ke Gunung Padang Cianjur medio Mei 2011 lalu, dan faktor yang menambah derajat 'ngapoki' untuk trip saat itu adalah manakala harus keluar rumah jam 4 pagi di hari Minggu dan baru bisa sampai di rumah saat jam hampir menunjukkan jam 2 pagi keesokan harinya. Alhamdulillah saat itu masih dibukain pintu :-)
Woro-woro yang dilakukan oleh tim ruzuh gosal ke-8 kali ini sudah mulai berdengung di milis sedari awal Oktober 2011. Tim ruzuh yang sudah melakukan survey ke area sekitar Ranca Upas Bandung Selatan tidak tanggung-tanggung melemparkan tabung elpiji 3kg dalam bentuk tulisan laporan perjalanan dari om Anto bertajuk "Alamat Palsu" dari jilid 1 sampai dengan jilid 10 !!!! plus tidak terhitung berapa Megabyte bocoran foto yang bikin mata merem melek hasil jepretan om Sigit, Om Anto, Om Rudi dll saat mereka melakukan survey. Orang yang gak ngerti fotografi sekalipun seperti gue pasti akan bilang kalau foto seperti spot disamping ini memang keren bangeeeet.
Pengumuman yang paling ditungggu-tunggu ahirnya keluar juga, ya tanggal baik, hari baik untuk gosal telah dipilih oleh tim ruzuh, 19 November 2011. Aroma kedahsyatan gosal kali ini sudah mulai tercium manakala diumumkan juga beberapa paket yang nantinya bisa dipilih oleh para peserta. Paket menginap dengan membuka tenda sehari sebelumnya jelas sangat menggoda imanku. Mulai terbayang-bayang nikmatnya berkemah di alam terbuka Ranca Upas, berkerumun mengelilingi api unggun untuk mengusir rasa dingin sambil cekakak-cekikik menikmati kambing guling.
Kebetulan MBUK edisi beberapa bulan yang lalu juga mengeluarkan artikel khusus tentang kegiatan bersepeda sambil bermalam di alam terbuka yang mereka sebut sebagai Bivvy Biking. Membuat shelter dengan menjadikan sepeda sebagai kerangkanya. Sounds great kan?
Gumpalan hayalan segera lenyap dengan cepatnya manakala gue sadar bahwa GAK MUNGKIN dapat izin dari istri untuk ambil paket menginap tersebut. Tapi ya kok ndilalah menjelang gosal ini di milis juga bertebaran lagi tips dan trik untuk mendapatkan dan menguatkan sinyal RRI (Restu Redo Istri) agar diizinkan ikut gosal. Tips yang serius semisal mengajak istri ke toko emas ataupun ke showroom mobil dan langsung buka SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) jika perlu ataupun tips ringan namun jenaka berupa rayuan kepada sang istri semisal seperti ini;
Papi : "Mi, jangan terlalu lama duduk di kursi itu, pindah sini dekat Papi aja."Mami : "Loooh kenapa, Pi?"Papi: "Takut dikerubung semut, soalnya mami manis." (ajiiB) :DPapi : "Mi, orangtua Mami dulu pengrajin bantal ya?"Mami : "Hah..?? Bukan, kan Papi tahu pensiunan PNS.. Kenapa, Pi? "Papi : "Kok kalo deket Mami rasanya nyamaaan."(Hajarrrrr blehh) :DPapi : "Mamii sayyaang..,, kamu capek yaaa,,."Mami : "Haaahhh, kok Papi tahu,,. "Papi : "Soalnya Mami berlari2 terus di pikiran Papi,,."(Priiiikitiuwwwwwwww) :D
OK at this stage tentative gue akan pilih paket 'Jenggo' yakni paket regular dimana sepeda diloading menggunakan truk untuk dikiirm ke lokasi di hari H-1 dan gue ikut bis yang akan membawa ke lokasi di hari H. Seriously salah satu yang gue selalu salut dengan tim ruzuh adalah bagaimana mereka bisa meng-arrange masalah transportasi, makan dan hal-hal lain untuk sebuah acara gosal seperti ini. Sekedar mengingatkan, manakala menyebut gowes kolosal berarti kita sedang membicarakan acara gowes yang akan diikuti lebih dari 80 orang lho.
Insya Allah Bersambung ....